tulisan pertamaku :)

Rabu, 13 Oktober 2010

SATU LANGKAH LAGI KE
DUNIA NYATA!
Tak terasa kuliah hamper selesai. Ingin segera lulus dengan nilai cemerlang dan cepat? Belajar dari pengalaman!
Masa kuliah bisa dikatakan bagian masa muda yang harus disyukuri. Sebagai mahasiswa, Anda bisa tentukan sendiri mau kuliah apa. Tapi sesuatu di dunia ini selalu ada awal dan akhir. Tak terasa, Anda sudah hamper masuk garis finish. Dalam beberapa saat, Anda akan meninggalkan bangku kuliahdan masuk ke dunia kerja. Bagaimana agar masa kuliah yang penuh keceriaaan bisa ditutup dengan hasil yang memuaskan?
KALAU KERJA LAPANGAN JADI AWAL

Pada beberapa fakultas, terutama yang berkaitan dengan ilmu – ilmu terapan, sebelum menulis skripsi Anda harus ikut Praktek Kerja Lapangan (PKL). Ini saatnya mahasiswa terjun kelapangan yang berkaitan dengan bidang ilmunya. Kegiatan ini dapat diikuti oleh mahasiswa disemester 7.
Proses awal PKL bermacam – macam. Sebagai contoh mahasiswa Fakultas Teknik, Anda harus mencari satu proyek yang diminati. Lalu, buat surat permohonan ke pemimpin proyek yang dikeluarkan oleh fakultas untuk melakukan praktek lapangan. Anda harus konsultasi selama seminggu kepada dosen, untuk mendapat pengarahan selama melakukan PKL. Kemudian baru Anda terjun ke PKL selama tiga bulan. Tujuan PKL adalah untuk mengalami secara langsung apa yang mungkin tak dipelajari selama kuliah. “Selain mencari data penelitian, mahasiswa juga bisa melihat langsung kondisi lapangan dan mepraktekkan ilmu yang pernah didapat secara teoritis. Ini sebagai persiapan untuk terjun ke dunia kerja.
Selain PKL selanjutnya Anda akan menyusun laporan tertulis berisi hasil pengamatan selama kerja di lapangan. Topik yang dibahas: mulai dari struktur organisasi proyek, proses tender, hingga pengerjaan proyek itu sendiri. Laporan karja lapangan tersebut diakhiri denagn sebuah kesimpulan atas pengalaman yang telah dilakukan. Berdasarkan laporan kerja lapangan ini, dosen bisa menilai apakah Anda telah mendapatkan “sesuatu” di lapangan atau tidak.
Selesai PKL, masih ada satu tahap penentu yang harus dijalani yaitu penulisan skripsi. Dan di skripsi ini Anda akan membeberkan lebih lanjut hasil penelitian lapangan, juga dilengkapi dengan analisis dan bukti – bukti ilmiah.

tugas teori organisasi umum 2

  1. PENGERTIAN ORGANISASI
Organisasi adalah perserikatan orang- orang yang masing- masing diberi peranan tertentu dalam suatu system kerja dan pembagiannya dalam mana pekerjaan itu diperinci menjadi tugas – tugas dibagikan diantara pemegang peranan dan digabung kedalam beberapa bentuk hasil. Hakikat organisasi adalah adanya orang – orang yang usahanya harus dikoordinasikan tersusun dari sejumlah sub system yang saling bergantungan dan saling tergantung bekerj bersama atas dasar pembagian kerja, peran dan wewenang serta mempunyai tujuan tertentu yang hendak dicapai.
  1. PENTINGNYA ORGANISASI
Organisasi sangatlah penting bagi siapa saja yang mengikutinya dan memahami apa itu organisasi. Mnusia adalah mahkluk social yang hidupnya selalu berkelompok senantiasa bergabung dalam satu ruang atau medan social. Pribadinya selalu menjadi bagian dari kelompoknya dan dia menjadi “onderdil” dari suatu masyarakat. Dengan begitu dia lebih banyak ditentukan secara social oleh lingkungannya. Dan kehadiran manusia lain itu mutlak diperlukan untuk melestarikan hidupnya, sebab ia tak bisa hidup sendiriran tanpa dibantu orang lain.
Unsur esensial dalam kelompok ialah interdependensi (salingbergantung) satu anggota dengan anggota lainnya, dan proses saling mempengaruhi, sehingga terjadi dinamika kelompok. Maka longgar atau kompaknya ketergantungan anggota ditentukan oleh beberapa factor, yaitu jumlah anggota, tujuan yang ingin dicapai, susunan organisasi yang sudah dibentuk.
Organisasi merupakan wadah untuk mengekspresikan diri dan bakat yang kita miliki supaya terarah dengan benar dan tentunya berguna bagi masyarakat atau orang lain. Sebagai contoh kita mengikuti organisasi paduan suara di kampus, manfaat yang dapat kita peroleh antara lain kita dapat melatih vocal agar lebih terarah dan memberikan prestasi dibidang yang kita tekuni untuk kebaikan nama kampus.
Saya memilih ikut dalam organisasi OSIS karena ingin melatih kepemimpinan dalam diri sendiri supaya dalam bertindak kita dapat memikirkan apa yang akan terjadi kedepan. Saya selama menjadi siswa di salah satu sekolah negeri di BOYOLALI baik itu SMP/SMA saya mengikuti kegiatan organisasi OSIS, karena guna menambah wawasan dalam berorganisasi dan melatih untuk bertanggung jawab dengan apa yang sudah menjadi tanggung jawab kita sebagai anggota OSIS. Selama 6 tahun saya menjadi anggota organisasi disekolah dan selama itu saya mendapatkan latihan untuk menentukan keputusan, menghargai pendapat, mengeluarkan pendapat, serta bertanggung jawab dengan tugas yang telah diberikan kepada kita.
Anggota itu sendiri terdiri dari semua siswa yang bersekolah di sekolah tersebut, tetapi yang berperan aktif yaitu orang – orang yang terpilih dari setiap perwakilan kelas masing. Dan yang memimpin organisasi tersebut merupakan siswa yang ditunjuk melalui pemilihan dari semua siswa di sekolah tersebut.


tugas teori organisasi umum 1

PENGALAMAN BERORGANISASI
Saya Santi seorang mahasiswa dari suatu perguruan tinggi di Depok jurusan yang saya ambil adalah Sistem Informasi. Saya mendapat tugas dari dosen untuk menulis suatu pengalaman saya tentang berorganisasi. Disini saya akan berbagi pengalaman tentang kegiatan dalam berorganisasi. Sebelumnya kita harus tahu apa itu organisasi???
Organisasi adalah setiap bentuk persekutuan antara dua orang atau lebih yang bekerjasama untuk mencapai tujuan bersama, dan terikat secara formal dalam satu ikatan hierarki dimana selalu terdapat hubungan antara seseorang. Organisasi dapat dibedakan menjadi dua yaitu :
  1. Organisasi formal adalah organisasi diatas kertas dengan relasi – relasi logis berdasarkan peraturan, konvensi dan kebijakan/policy dari organisasi dengan pembagian tugas pekerjaan dan hierarki kerja.
  2. Organisasi informal adalah system interelasi manusiawi berdasarkan rasa suak dan tidak suka dengan iklim psikis yang intim, kontak muka berhadapan muka, serta moral tinggi.
Saya pernah mengikuti suatu organisasi di sekolah yang sering disebut dengan OSIS. Semenjak saya duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP) sampai saya di sekolah menengah atas (SMA). Saya bertugas sebagai sekertaris dan bendahara pada waktu itu. Banyak sekali hal yang dapat saya pelajari selama saya menjadi anggota OSIS. Salah satunya melatih kedisiplinan, menambah wawasan, dan melatih kita untuk menghargai pendapat orang lain, dan yang paling penting adalah melatih kita untuk berorganisasi.
Di dalam organisasi dibutuhkan seorang ketua dan anggota yang menjalankan semua kegiatan dari organisasai tersebut. Disamping ketua kita juga membutuhkan seorang narasumber, disini kita membutuhkan seorang guru Pembina untuk mengontrol dan menyetujui usulan atau proposal kegiatan dari organisasi. OSIS merupakan sarana bagi murid atau siswa untuk berkreasi atau sebagai sarana untuk mengeksploitasi bakat yang kita punya terutama dalam kepemimpinan.
Banyak sekali kegitan yang dapat kita lakukan dalam kita berorganisasi, OSIS dapat menyelenggarakan kegitan untuk memajukan ekskul disekolah masing – masing. Sebagai contoh OSIS menyelenggarakan acara untuk perlombaan antar sekolah lain dan daalm acara tersebut kita terlibat langsung di dalamnya istilahnya di belakang panggung. Kita bisa melatih kemmpuan kita untuk memimpin suatu kelompok atau tim agar semua kegiatan berjalan dengan lancar.
Kita juga berlatih untuk berdiskusi, bersosialisasi, berargument, dan banyak hal yang kita dapat peroleh saat kita bergabung dalam suatu organisasi. OSIS merupakan organisasi yang sangat berperan besar dalam membangun identitas atau jati diri bagi siswa. OSIS terdiri dari berbagai bidang di sekolah missal ada seksi keagamaan, seksi olah raga dan lain – lain.
Dalam melakukan seluruh kegiatan kita dibantu atau dibimbing oleh seorang Pembina yang mengkoordinasi kegiatan yang kita lakukan. Disamping kegiatan di lingkup sekolah OSIS juga mengadakan kegiatan di luar sekolah missal mengadakan outbound yang melatih atau membentuk kepribadian siswa agar menjadi siswa atau anak didik yang mandiri serta berperilaku yang dan beretika baik.
OSIS merupakan wadah bagi siswa untuk mengasah bakat yang dimiliki missal kita suka dengan baris berbaris, di organisasi ini ada bidang yang memberikan kesempatan bagi siswa untuk menjadi pasukan paskibra sekolah. Saya sendiri mengikuti kegiatan yaitu baris berbaris, nyanyi dan seni rupa. Setiap sebulan sekali kita mengadakan rapat yang dihadiri oleh ketua Pembina, guru pembina dan semua anggota OSIS, kita membahas tentang apa saja kegiatan yang kita lakukan dan membahas prospek bulan depan untuk kegiatan organisasi intern siswa.
Kita masing – masing mengemukakan hasil kinerja dan pendapat dari semua anggota yang hadir pada rapat, itu sangat melatih percaya diri kita di muka umum dan membantu kita untuk menghargai pendapat orang lain terutama. Dalam menjalankan tugas dari masing – masing bidang kita diawasi atau dibimbing seorang guru atau senior dan mengontrol kegitan.
Dalam melakukan kegiatan harus disetujui oleh ketua Pembina yaitu kalau di OSIS kepala sekolah, dan sebelumnya kita mengajukan proposal kegitan yang akan kita selenggarakan. Selain OSIS saya dirumah mempunyai organisasi yaitu organisasi karang taruna yang bermanfaat untuk kemajuan desa atau wilayah tempat tinggal kita. Secara umum anggotanya yaitu anak muda, biasanya kita mengadakan acara pada saat peringatan hari – hari besar missal 17 Agustus, halal bihalal, isro’ miraj dll. Ini juga membantu kita untuk bersosialisasi dengan lingkungan sekitar tempat tinggal kita. Demikian pengalaman organisasi yang pernah saya ikuti dan semoga bermanfaat.